Terasa baru seperti kemarin ketika Evelyn sampai di Melbourne untuk memulai lembaran baru

“Ya ampun, dingin banget!”

Kalimat pertama yang terucap dari bibir ketika pertama kali aku menginjakkan kaki di Melbourne pada Juli 2016 yang lalu. Yeap, benar sekali. Aku tiba di tengah musim dingin dan itu benar-benar dingin. Untuk seseorang yang selalu hidup di daerah tropis dengan cuaca yang hangat sepanjang tahun, 10oC itu sudah cukup untuk membuat badan meringkuk karena kedinginan.

Sewaktu di Indonesia, aku lulus dengan gelar Sarjana Teknologi Pangan dan sekarang aku memutuskan untuk melanjutkan studi di luar negeri. Sebagai seorang mahasiswa Master of Food and Packaging Innovation di the University of Melbourne, aku berkesempatan untuk belajar berbagai disiplin ilmu yang berkaitan dengan industri makanan, dimulai dari kimia makanan, keamanan pangan, manajemen inovasi, kemasan makanan, dan masih banyak lagi!

Ketika aku mengunjungi kampus pertama kalinya, aku merasa seperti berada di Hogwarts. Begitu masuk melalui pintu utama di Grattan St, kami disambut oleh lapangan hijau dan pepohonan di sekeliling. Berbelok ke kiri, ada Professor’s walk yang memberikan sensasi tersendiri. Di Old Quadrangle, benar-benar serasa berada di kastil tempat Harry Potter bersekolah.

Melbourne University = Hogwarts

Selain menjalani perkuliahan, aku memutuskan untuk bergabung ke dalam beberapa ekstrakurikuler di kampus. The University of Melbourne punya banyak sekali organisasi mahasiswa yang aktif dan sekarang ini aku menjabat sebagai salah satu anggota komite di Graduate Agriculture and Food Society – sebuah himpunan untuk mahasiswa pasca sarjana jurusan pertanian dan ilmu pangan. Aku juga cukup beruntung bisa terpilih untuk mengikuti Gardiner Dairy Foundation Mentoring Program yang memungkinkan aku untuk belajar dari mentor yang sudah mempunyai banyak pengalaman di dunia kerja.


The Graduate Agriculture and Food Society committee

Ada banyak acara yang diadakan di kampus dan aku sebisa mungkin ikut di waktu luang. Aku sempat mengikuti beberapa kuliah umum, seperti ‘Leaders in Social Impact’ yang diinisiasi oleh OakTree MelbUni dan TEDxUnimelb, dan juga ‘Careers in Social Impact’ yang diadakan oleh Microfinance Initiatives (MMI). Dari kegiatan seperti inilah, aku selalu belajar hal yang baru. Aku melihat ini sebagai salah satu cara untuk selalu mengembangkan diri.

Ada banyak sekali tempat yang menarik untuk dikunjungi di Melbourne! I love St Kilda, terutama dermaganya. Salah satu yang ikonik juga, yaitu pantai Brighton yang punya rumah pantai warna warni. Saat sore-sore dan cuaca hangat, jalanan di samping Yarra River di dekat Flinders juga menyenangkan untuk dijalani. Soal festival, tidak usah takut, Federation Square sering sekali mengadakan acara di sana, jadi kalau lagi suntuk belajar, biasanya aku suka mampir karena letaknya tidak jauh dari kampus dan rumah.

Pemandangan dari Dermaga St Kilda

Rumah pantai warna warni yang ikonik di Brighton Beach

Sunset di Melbourne CBD

Tidak terasa sudah hampir 1 tahun semenjak aku tiba di Melbourne – waktu berlalu begitu cepat! Itu pun berarti studi master aku sudah setengah jalan. Apakah aku enjoy? Tentu! Untuk bisa mempertahankan nilai yang memuaskan selama studi bukanlah hal yang mudah dan butuh banyak perjuangan juga untuk bisa meraih H1. Tapi, tapi, tapi, tapi… jangan lupa untuk menikmati waktu dan menikmati Melbourne. Study hard (and smartly), but don’t forget to have fun!

Related Stories

Have a question about studying with us? Enquire now